Informasi

  • 12 Desember 2018 - Pemkab Tanggamus Terima Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM Lihat
  • 12 Desember 2018 - Dinas Kominfo Diseminasi Informasi di SMPN 1 Kotaagung Lihat
  • 12 Desember 2018 - Bupati Tanggamus Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Lihat
  • 12 Desember 2018 - Sidak : Bupati Minta Agar Pegawai Pahami Pelayanan RATU Lihat
  • 26 Oktober 2017 - Registrasi Kartu SIM Seluler Tidak Perlu Nama Ibu Kandung Lihat
  • 05 Oktober 2017 - Sosialisasi Peralatan Persandian di Balai Pekon Gisting Lihat
  • 05 Oktober 2017 - Selamat datang Di Webiste Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Tanggamus Lihat

Sosialisasi Peralatan Persandian di Balai Pekon Gisting

berita

Oleh Diskominfo Dilihat 716

 
Gisting - Wakil Bupati H. Samsul hadi, M. Pd. I yg diwakili Oleh PLH Sekda Drs. H. Firman menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi peralatan persandiaan di Balai pekon Gisting bawah Selasa (19/09). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kabid statistik dan persandian Prov. Lampung Liswardy, SH, Kadis Kominfo dan informatika Kab.Tanggamus Drs. Sabaruddin,  para Kepala OPD di kab.Tanggamus dan para peserta sosialisasi peralatan persandian.
 
Dalam laporan Ketua Panitia Penyelenggara Pak Darwin S.E sbg Kasi Tata Kelola Dinas Kominfo Prov. Lampung “Sosialisasi Peralatan Persandian Bidang dan Statistik Provinsi Lampung tahun 2017 di laksanakan di Kab. Tanggamus berdasarkan SK Kadis Kominfo dan Statistik Prov. Lampung No:800/7172/V.14-6/2017 tgl 29 Agustus. Sosialisasi peralatan persandian dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan pemahaman dan kesadaran bahwa perkembangan teknologi memberikan peluang yg sangat mudah dalam upaya pencurian informasi yg bersifat rahasia dari pihak-pihak yg tdk bertanggung jawab.
 
Sedangkan sambutan Wabup yg di wakili Oleh PLH Sekda Drs. H. Firman “Jika kita mendengar kata persandian, di benak kita pasti terbayang sesuatu yg unik, baik dlm bentuk tulisan, kode atau suara yg sulit dimengerti oleh orang awam dan memilik sifat yg penting. Karena itulah sebagian dari kita terkadang bersikap tak acuh dan menganggap persandian itu merupakan sesuatu yg belum begitu penting, atau hanya dilakukan oleh kalangan tertentu saja, seperti TNI, Polisi, BIN atau Lemsaneg. Sehingga bagi kita dikalangan pemerintah sipil seolah persandian menjadi seauatu yg asing dan blm menjadi urusan yg wajib dilaksanakan. Beberapa tahun kebelakang kita telah mengenal persandian dlm bentuk telfon bebas sadap, faximile sandi, surat sandi dan email sandi, bahkan beberapa waktu yg lalu pemkab. Tanggamus juga mendapatkan pinjaman alat jammer (pengacak sinyal)  dari Lemsaneg yg kesemuanya berfungsi untuk pengamanan persandian di Kab. Tanggamus.
 
Kemudian sebagaimana amanat UU No 23 thn 2014 tentang pemerintah daerah,  persandian telah menjadi salah satu urusan wajib pemerintah yg harus dilaksanakan oleh pemerintah Daerah. Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap agar dapat memberikan pemahaman kepada kita semua akan arti pentingnya persandian untuk keamanan informasi dlm penyelenggaraan pemerintah yg kita laksanakan. Agara ancaman yg ada dpt kita tangkal dan tdk mengganggu kinerja dlm melaksanakan tugas. Selain itu saya juga berharap agar setelah kegiatan ini, akan ada kegiatan lainnya yg bersifat lebih teknis dlm upaya meningkatkan kemanan informasi melalui persandian. Termasuk sinergisitas dlm pelaksanaan tugas bidang persandiaan antara pemerintah kab. Tanggamus, pemerintah prov. Lampung dan Lemsaneg atau lembaga persandian lainnya.
 
Selanjutnya saya juga meminta kpd seluruh peserta sosialisasi agar benar-benar memahami arti penting pengamanan informasi dan menyadari segala potensi kerawanan yg ada di lingkungan kerja masing-masing.
 
Narasumber dari Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)
~Bp. Nanang indarjo
~Ibu.  Siska fitria ningrum.